Kapolres Palopo Lepas Polisi Santri 40 hari, Lakukan Pendekatan melalui Agama dalam Ciptakan Ketertiban Masyarakat

Palopo — Dalam rangka menjadi bagian terhadap masyarakat khususnya di Wilayah Hukum Polres Palopo beserta jajaran, Kapolres Palopo AKBP DR (C). H. Muh. Yusuf Usman SH., SIK., MT melepas personil Polisi Santrinya.

Pelepasan Polisi Santri oleh Kapolres palopo dilakukan dalam upaya menyiapkan generasi muda yang fakih berwawasan kebangsaan, bela negara atau menjaga NKRI. Di tengah maraknya isu, disintegrasi bangsa dan Islam radikal yang muncul serta kemerosotan Sikap Pemuda yang cenderung melakukan gangguan atau sekalian melakukan Tindak Pidana.

loading...

Dalam amanatnya, Kapolres Palopo menerangkan bahwa Pelepasan ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam menciptakan ketertiban masyarakat bisa terwujud karena dengan adanya program Polisi Santri ini para polisi akan membawa misi memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui pembinaan Agama

“Selama 40 (Empat Puluh) hari kalian di tugaskan dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat terkhusus pada Pemuda di Kota Palopo” ungkap kapolres saat memberikan arahan sebelum melepas Polisi Santri di Ruang Loby Polres Palopo, Rabu (28/9/2022).

Sebagai pernyataan pelepasan, Kapolres Palopo menyematkan Pita dan penyerahan Serban Putih.

“Polisi Santri adalah program kebijakan agar Polri mendapatkan kepercayaan sebagai Polisi Santri bisa dekat dengan masyarakat serta berharap dapat menurunkan angka kejahatan dan pelanggaran akibat pemuda pemudi di Kota Palopo” katanya

“Selain program polisi santri, Kapolres juga memaparkan programnya yang lain diantaranya lakukan Syafari Jumat dan Syafari Kamtibmas (pada saat Sholat 5 Waktu), juga memberikan Binluh Kamtibmas kepada masyarakat terkhusus Pemuda Kota Palopo” tambahnya

“Semoga kehadiran Polisi santri bisa membawa manfaat bagi masyarakat dapat menjalin hubungannya dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, dalam upaya deteksi dini yang dilakukannya sangat membantu dalam menyikapi berbagai persoalan yang dapat mengancam stabilitas kamtibmas di Kota Palopo” harapnya.

Akhir Pelapasan dilakukan Doa serta sesi foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *